Tips Pengendalian Dokumen Kontrol ISO 9001

Inti berasal dari penerapan ISO 9001 adalah pengendalian dokumennya. Jika perusahaan Anda baru saja menerapkan ISO 9001, maka perubahan yang paling nampak adalah terhadap dokumentasi berasal dari kegiatan-kegiatan yang berjalan di perusahaan. Mengapa demikian? Sebab, dokumen kontrol ISO 9001 memastikan kegiatan yang berjalan selanjutnya cocok bersama dengan prosedur tercantum yang diatur oleh ISO 9001. Kalaupun tersedia kegiatan yang belum tercantum terhadap dokumen ISO 9001, maka diharuskan untuk dibuat prosedur/ SOP/ atau instruksi kerja tertulisnya. Hal ini penting sehingga kegiatan selanjutnya bisa berjalan secara konsisten.

Sebelumnya, tahukah Anda definisi berasal dari dokumen? Menurut ISO 9001, dokumen adalah knowledge yang berisi Info penting berkaitan penerapan ISO 9001 berbentuk prosedur, laporan, spesifikasi, dan lainnya; dokumen yang dimaksud bisa berbentuk kertas, audio, video, foto, atau knowledge elektronik. Dengan kata lain, dokumen kontrol ISO 9001 tidak mewajibkan SOP di dalam bentuk tertulis.

Berikut ini adalah tips membuat prosedur pengendalian dokumen kontrol ISO 9001 yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Pertama, bagaimanakah perusahaan akan menyetujui dokumen akan dirilis? Dalam hal ini, putuskan siapa yang berhak menyetujui dan bagaimana orang lain jelas kalau dokumen selanjutnya telah disetujui Lembaga Konsultan dan Training ISO 9001 PT Bintang Solusi Utama .

Kedua, bagaimana perusahaan meninjau sampai memerbaharui ulang sebuah dokumen? Dalam hal ini, dokumen kontrol ISO 9001 perlu tetap ditinjau secara teratur, direview, dan memungkinkan dilakukan perubahan. Lebih lanjut, perusahaan perlu menentuan siapa yang berhak melakukannya sampai penyetujuan versi yang telah diperbaharui.

Ketiga, bagaimanakah menandai sebuah dokumen yang telah direvisi? Dalam hal ini, perusahaan perlu miliki sinyal berasal dari dokumen yang baru rilis bersama dengan yang telah diperbaharui, terhitung mengidentifikasi versi copy.

Keempat, perusahaan perlu miliki siapa yang berhak dan bertanggung jawab di dalam mendistribusikan atau memerbaharui dokumen lama ke versi yang terbaru. Dengan demikian, akan memermudah proses pelacakannya. Kelima, pastikan perusahaan miliki langkah menghambat dokumen kadaluwarsa atau obselete. Kalaupun telah tidak terpakai, perusahaan perlu miliki langkah untuk memusnahkan dokumen dan memastikan dokumen baru saja yang digunakan sertifikasi iso jakarta .

Nah, itulah tips yang perlu diperhatikan di dalam pengendalian dokumen kontrol ISO 9001. Soal disttribusi dokumen, tiap-tiap perusahaan miliki keunikan tersendiri untuk membuatnya bersama dengan langkah tradisional berbentuk kertas atau modern berbentuk digital.

Tips Pengendalian Dokumen Kontrol ISO 9001

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *